Gejala Penyakit Malaria

By | October 5, 2015

ppt-malaria-1-638Gejala Penyakit Malaria adalah penyakit yang dapat bersifat akut maupun kronik, disebabkan oleh protozoa genus Plasmodium. Plasmodium ditularkan melalui gigitan nyamuk anopheles betina. Gambaran penyakit malaria berupa demam, anemia, splenomegali, pembesaran limpa, dan berbagai kumpulan gejala yang berpengaruh pada organ seperti otak, hati dan ginjal.

Penyebab Malaria adalah infeksi oleh parasit Plasmodium yang ditularkan dari satu manusia yang lain dengan gigitan nyamuk malaria melalui vektor nyamuk Anopheles. Pada manusia, parasit tersebut bermigrasi ke hati di mana mereka melepaskan bentuk lain. Jika ini terjadi, mereka dapat memasuki aliran darah dan menginfeksi sel-sel darah merah.
Parasit sebagai penyebab penyakit malaria berkembang biak di dalam sel darah merah, yang kemudian pecah dalam waktu 48 sampai 72 jam, menginfeksi sel darah merah. Gejala pertama biasanya terjadi 10 hari sampai 4 minggu setelah infeksi, meski pun mereka dapat muncul pada awal 8 hari atau selama setahun kemudian. Kemudian gejala yang terjadi pada siklus 48 sampai 72 jam.

TANDA DAN GEJALA

Gejala umum malaria adalah pada tahap awal, gejala malria kadang sama dengan indeks lain yang disebabkan bakteri, virus atau parasit. Penyakit malaria bersifat khas karena diawali dengan gejala demam yang timbul secara berkala yaitu setiap dua atau tiga hari, dan diantara demam deselingi masa tidak sakit. Gejala-gejala malaria antara lain:

  •  Demam tinggi ( demam dapat mencapai 104 derajat fahrenheit atau lebih tinggi)
  • Perasaan dingin atau kaku pada seluruh tubuh
  • Gemetar sampai bergoncang
  • Keluar keringat berlebihan
  • Tubuh terasa lemas, lelah
  • Ke tidak nyamanan yang disebut dengan malaise (rasa tidak enak pada tubuh) dan nyeri pada seluruh tubuh
  • Sakit kepala
  • Rasa mual
  • Muntah-muntah

Gejala Penyakit Malaria

nyamuk-anophelesGejala malaria dapat dibagi menjadi 2 bagian ditinjau dari berat-ringannya. Gejalanya yaitu sebagai berikut.

A. Gejala Penyakit Malaria Ringan (Malaria tanpa Komplikasi)

Pada penderita penyakit malaria, umumnya mengalami demam dan menggigil, sakit kepala, mual-mual, muntah, diare, terasa nyeri pada otot, pegal-pegal. Pada gejala malaria ringan, dapat dibagi menjadi 3 stadium yaitu sebagai berikut.

1. Stadium dingin
Pada stadium dingin penderita merasakan dingin dan menggigil yang luarbiasa, denyut nadi terasa semakin cepat namun lemah, bibir dan jari terlihat kebiruan, kulit kering, muntah-muntah yang terjadi kurang lebih 15 menit hingga 1 jam.

2. Stadium demam
Pada stadium ini penderita merasakan panas, muka merah, kulit kering, muntah dan kepala rasanya sangat sakit. Suhu tubuh biasanya mencapai 40 derajat celcius atau lebih. Kadang penderita mengalami kejang-kejang. Gejala ini berlangsung biasanya 2 hingga 4 jam lebih.

3. Stadium berkeringat
Stadium berkeringat yaitu pengidap penyakit malaria ini selalu berkeringat, suhu tubuh dibawah rata-rata sehingga menyebabkan suhu tubuh menjadi dingin. Karena sering berkeringat, biasanya sering merasakan haus dan kondisi tubuh sangat lemah.

B. Gejala Penyakit Malaria Berat (Malaria dengan Komplikasi)

Penderita yang masuk dalam criteria ini biasanya sangat lemah sekali. Malaria berat dapat diketahui dengan melakukan pemeriksaan laboratorium sendian darah tepi dan penderita juga memiliki komplikasi sebagai berikut ini.

  1. Tidak sadarkan diri kadang hingga koma
  2. Sering mengigau
  3. Bicara yang salah-salah (tidak terkontrol)
  4. Kejang-kejang
  5. Suhu tubuh sangat tinggi
  6. Dehidrasi
  7. Napas cepat sesak

Cara Mengobati Penyakit Malaria

1. Cara Modern
Jika terkena penyakit malaria, usahakan cepat ditangani dengan membawanya berobat ke dokter ahli penyakit malaria. Jika sudah ditangan dokter pastinya akan cepat ditangani namun bagaimana jika anda berada ditempat terpencil dan sangat jauh dari tempat dokter, anda bisa menggunakan cara tradisional

2. Cara Tradisional
Cara tradisional dapat dijadikan alternatif jika ada kendala berobat kepada dokter. Untuk pengobatan secara tradisonal sangat mudah yaitu menggunakan “Daun Pepaya”. Jangan salah, daun papaya juga sangat manjur untuk mengobati penyakit malaria. Caranya yaitu siapkan beberapa daun papaya kemudian rebus dan minum airnya 3 kali sehari. Lakukan ini secara teratur setiap hari dan yakinlah bahwa anda akan sembuh.

Untuk anda yang sedang mencari informasi tentang pengobatan berbagai penyakit anda bisa klik di Green World

 Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *